Sabtu, 10 Juli 2021

on
Asuransi Vs Investasi


Memiliki asuransi untuk perlindungan diri, keluarga, serta aset kekayaan yang dimiliki merupakan hal yang sangat penting. Hal ini juga sejalan dengan pentingnya melakukan investasi yang nyatanya dapat melindungi diri secara finansial di masa mendatang dalam jangka panjang. Untuk itu, beberapa produk asuransi seperti asuransi gabungan jiwa dan investasi sering kali menjadi solusi yang akhirnya dipilih oleh calon nasabah.


Meski begitu, asuransi dan investasi sendiri sebenarnya memiliki prinsip keuangan yang berbeda. Asuransi misalnya, memiliki prinsip indemnitas, di mana jumlah ganti rugi yang diberikan kepada pemegang polis saat terjadi klaim adalah senilai dengan pertanggungan yang telah disepakati bersama. Pada prinsip ini jelas bahwa asuransi sejatinya tidak untuk mencari laba. Meski begitu, prinsip di atas tidak dapat diterapkan pada asuransi jiwa karena pertanggungan yang dibayar merupakan sesuatu yang belum pasti di masa depan.


Hal ini membuat beberapa produk asuransi jiwa menyertakan fitur investasi di dalamnya untuk memaksimalkan keuntungan dari premi yang dibayarkan setiap bulan dalam jangka waktu tertentu. Beberapa asuransi yang memiliki unsur investasi seperti whole life insurance dan asuransi unit link. Untuk mengetahui lebih jelas kedua prinsip di atas, yuk, simak perbedaan prinsip asuransi dana investasi agar ketika ada penawaran produk, Anda dapat lebih memahami manfaat perlindungan dan skemanya dengan lebih baik.


·         Tujuan keuangan utama. Asuransi berfungsi sebagai bentuk perlindungan sebagai mana yang disebutkan dalam prinsip indemnitas. Sedangkan, investasi bertujuan untuk mengembangkan aset yang dimiliki. Ketika keduanya digabungkan maka bisa dikatakan Anda membayar premi untuk proteksi sekaligus mengembangkannya demi menghasilkan keuntungan lebih di masa mendatang.


·         Tingkat risiko yang berbeda. Asuransi memiliki risiko yang terjamin dan hal ini berbeda dengan asuransi yang cenderung sangat fluktuatif sehingga jika produk tersebut digabungkan Anda dapat memahami mengapa premi yang Anda bayarkan sewaktu-waktu bisa sedikit lebih mahal dibandingkan dengan premi awal, sejalan dengan kondisi pasar investasi yang saat itu tengah berkembang.


·         Perolehan hasil. Asuransi dan investasi tentu sama-sama menghasilkan keuntungan namun dengan rupa yang berbeda. Asuransi memberikan pertanggungan dan perlindungan, sedangkan investasi menghasilkan keuntungan yang didasarkan pada naik dan turunnya kondisi pasar investasi.


·         Dana lebih fleksibel. Untuk mencairkan dana asuransi, harus ada faktor risiko yang terjadi barulah kemudian Anda bisa mengajukan klaim pencairan. Namun, berbeda halnya dengan investasi, di mana Anda dapat lebih leluasa menjual aset Anda ketika harga tinggi dan sebaliknya.


Itu dia perbedaan mendasar prinsip asuransi dan investasi yang dapat sedikit membantu Anda dalam memahami produk gabungan asuransi dan investasi. Pemahaman yang baik tentunya akan membantu Anda menganalisa dan memaksimalkan keuntungan yang didapat. Selalu diskusikan kebutuhan Anda dengan perusahaan asuransi untuk menghasilkan keputusan terbaik.

 

 

 

Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar